10 Caption Bijak Tentang Pantai dan Ombak

Pantai, salah satu tempat yang menjadi favorit banyak orang untuk berlibur atau sekedar menghabiskan waktu untuk menikmati keindahan alamnya yang menawan.

Hamparan pasir yang lembut berpadu dengan laut lepas yang megah tampaknya jadi suguhan yang tak ternilai harganya.

Deburan ombak yang menyapu bibir pantai menjadi penyempurna suasana pantai yang semakin larut semakin menampakkan kegaharannya.

Ya, jika Kamu termasuk penikmat senja di pantai, deburan ombak yang menyapu bibir pantai akan semakin terasa berpadu dengan angin yang kian kencang.

Meski begitu keindahan dan suasana yang menenangkan seakan membuatmu tak bisa beranjak begitu saja. Harus ada sebuah potret yang menggambarkan keindahan dan serunya suasana kala itu.

Caption Bijak Tentang Pantai dan Ombak

Foto-foto cantik hasil jepretanmu di pantai nantinya bisa Kamu unggah di media sosial untuk dinikmati khalayak.

Biar makin menarik, Kamu bisa menambahkannya dengan caption bijak tentang pantai dan ombak. Seperti kata-kata berikut yang bisa Kamu jadikan caption pilihan.

1. Masalah Layaknya Ombak

Layaknya ombak di laut yang datang dan pergi silih berganti, masalah dalam hidup pun akan datang dan pergi dengan sendirinya.”

Tak ada satu manusia di bumi ini yang tak memiliki masalah. Setiap orang memiliki masalah tersendiri dalam kehidupannya, tentu dengan skala yang berbeda satu sama lain.

Tapi tak perlu khawatir, karena masalah ini akan selalu datang kemudian pergi dengan sendirinya. Jadi tak ada yang perlu Kamu khawatirkan secara berlebihan, selalu tenang dan hadapi apa yang ada di depanmu kini.

2. Cinta Seperti Pasir

Cinta bagaimana pasir lembut di bibir pantai, semakin Kamu genggam erat maka akan semakin terlepas pula ia.”

Ketika Kamu mencintai seseorang, ada kalanya untuk tidak terlalu menggenggam erat atau mengekangnya, sebab itu bisa jadi bumerang bagi dirimu sendiri.

Ia yang tak nyaman dengan segala bentuk keposesifanmu perlahan akan melepaskan diri darimu dan memilih pergi meninggalkanmu sendiri. Miris sekali bukan?

3. Bila Aku Semu Untukmu

Bila aku semu untukmu, berarti aku sama seperti tulisan di pasir pantai, yang sedang menunggu datangnya ombak untuk menghapus.

Secantik dan seromantis apapun tulisan yang Kamu buat di bibir pantai di atas pasir pantai, akan segera terhapus ketika debur ombak datang.

Begitu juga dengan Kamu yang tak pernah diinginkan secara seutuhnya oleh dia.

Penghalang sekecil apapun akan dijadikannya sebagai alasan untuk tak memilihmu atau meninggalkanmu pergi.

4. Butiran Pasir

Mungkin Kamu kerap bertanya seberapa besar cintaku padamu? Maka cobalah hitung jumlah butiran pasir di pantai, kelak Kamu tak akan menemukan jawabannya.”

Jika pasanganmu sering mempertanyakan seberapa besar cintamu padanya, mungkin Kamu akan sulit mengutarakannya dengan jumlah atau ukuran tertentu.

Jadi cobalah pakai kata-kata di atas, kelak dia akan langsung tersenyum bahagia. Karena jumlah pasir di pantai tak pernah bisa terhitung alias tak terbatas.

Sama seperti cintamu padanya yang begitu besar dan tak terbatas hingga tak bisa ditunjukan dengan satuan angka.

5. Tak Putus Asa

Kamu harus seperti ombak yang tak pernah putus asa mencambuki bibir pantai, walau berulang kali arus membawanya kembali pergi menjauh.”

Dalam memperjuangkan sesuatu, Kamu tak boleh berputus asa. Segala perjuangan harus Kamu lakukan meskipun begitu banyak cobaan yang menghadang, dan tak peduli seberapa sering cobaan itu datang.

Layaknya ombak yang selalu menghampiri pantai meskipun arus membawanya kembali menjauh dan jauh lagi.

6. Lupakan

Kamu tak akan pernah bisa menyeberagi laut luas, jika Kamu belum memiliki keinginan untuk melupakan syahdunya pantai.”

Setiap Kamu ingin melakukan hal besar, cobalah untuk meringankan langkahmu dan menghindari segala macam hal yang memberatkan langkahmu.

Seperti mereka yang masih saja membayangimu untuk selalu berada di tempat yang sama dan tak memberimu semangat untuk melakukan lebih.

Jika Kamu tak mampu melupakan mereka yang justru bisa dikatakan toxic, bersiaplah untuk merugi dan menyesali diri sendiri.

7. Pantai Menyenangkan

Jika gunung menenangkan, maka pantai menyenangkan.

Satu perbedaan yang akan sangat terasa ketika Kamu mendatangi gunung dan pantai. Dimana gunung akan memberikan suasana yang sejuk dan penuh kedamaian.

Namun ketika Kamu datang ke pantai, deburan ombak dengan angin kencangnya akan langsung menyapau, seolah ingin mengajakmu bersenang-senang dengannya.

Tentu setiap orang memiliki pemikiran dan selera masing-masing yang membuatnya lebih memilih gunung atau pantai.

8. Cukup Benci Orang Sebentar Saja

Saat Kamu membenci seseorang, jangan pernah ucapkan itu. Cukup ungkapkan perasaanmu di atas pasir pantai dan ombak akan menghapusnya untukmu.”

Mengatakan rasa tidak suka pada seseorang terkadang bukan jalan yang baik yang harus Kamu lakukan. Bahkan terkadang memendamnya jauh lebih baik untuk Kamu dan juga dirinya.

Nah untuk memberikan rasa lega di hati, Kamu bisa menuliskan kekesalanmu di pasir pantai. Kelak ombak akan langsung menghapusnya, dan semoga perasaan bencimu pun akan terhapus dengan ombak tersebut.

9. Samudera Pun Bertepi

Seluas apapun samudera, pastilah bertepi. Seperti desiran ombak yang selalu menuju pantai.”

Melihat begitu megah dan luasnya samudera seringkali membuat kita berpikir dimanakah tepi dari hamparan air ini.

Tapi jauh disana, selalu ada ombak yang menuju pantai dan menunjukkan tepi dari samudera yang begitu luas. Caption ini juga bisa Kamu umpamakan dengan masalah yang mungkin sedang Kamu hadapi.

Sebesar apapun masalahnya, selalu ada solusi, dan yang harus Kamu lakukan hanya menjadi layaknya ombak dan mencari tepian solusi tersebut.

10. Kasih Ibu Bagaikan Ombak

Mungkin kasih ibu bisa diibaratkan sebuah ombak, walaupun ia selalu ditolak oleh bibir pantai, tapi ia akan selalu datang kapan saja.

Kasih ibu sepanjang masa, itulah mungkin gambaran yang tepat dari caption di atas. Dimana seorang ibu tak akan pernah memperdulikan penolakan atasnya.

Karena yang ada di benaknya adalah memberikan dan tak mengharap balasan.

Walaupun ia selalu ditolak dan tersakiti, namun ibu akan selalu berusaha mengucuri anaknya dengan kasih sayang. Sungguh tulus kasih sayang seorang ibu.

Dari pantai dan ombak saja kita bisa mengambil begitu banyak pelajaran hidup. Jadi tak ada lagi alasan untuk mengeluh dalam hidup ini, karena Tuhan telah memberikan segala sesuatu dengan penuh hikmah dan pembelajaran.

Quotes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *